Tausiyah Pagi : Hidup Tak Selamanya Berjalan Mulus

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Halo agan2, sobat blogger yang selalu diridho oleh Allah SWT. Semoga senantiasa sehat wal-afiat. Udah lama sekali ane tidak posting di blog ya. Sampe-sampe pagerank ane turun jadi 2. Hehe..

Oke, postingan kali ini cukup singkat. Semoga bisa saling mengingatkan ya karena hidup kita ta selamanya berjalan mulus.

Gambar

Hidup Tak Selamanya Berjalan Mulus…

• Butuh Batu Kerikil supaya kita berHati-Hati

• Butuh Semak Berduri supaya kita Waspada

• Butuh Persimpangan supaya kita Bijaksana dalam memilih

• Butuh Petunjuk Jalan supaya kita punya Harapan tentang arah masa depan.

» Hidup butuh Masalah supaya kita tahu kita punya Kekuatan

» Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara Bekerja Keras

» Butuh Airmata supaya kita tahu meRendahkan Hati

» Butuh diCela supaya kita tahu bagaimana Cara Menghargai

» Butuh Tertawa supaya kita tahu Mengucap Syukur

» Butuh Senyum supaya kita tahu kita Punya Cinta

» Butuh Orang Lain supaya kita tahu kita Tak Sendiri..

Joke Islami : Ketika Kita Yakin akan Keberadaan Allah

Ada dialog lucu :), dikutip dari buku “ALLAH” by Sa’id Hawa. Nulisnya waktu beliau di penjara loh. subhanallah … semoga Allah memberi barokah pada beliau.

Seorang guru sekolah dasar mengajukan pertanyaan pada murid-murid kelas
enam SD.

guru : “apakah kalian bisa melihat saya ?
murid : “ya !
guru : “jadi saya ada. Apakah kalian bisa melihat papan tulis ?
murid : “ya !
guru : “jadi papan tulis ada. Apakah kalian bisa melihat meja ?
murid : “ya !
guru : “jadi meja ada. Apakah kalian melihat ALLAH ???
murid : “tidak …
guru : “jadi ALLAH tidak ada !!!
murid : “oh iya ya … ”

singggggggg……. hening sejenak. sang guru komunis itu merasa menang. tiba-tiba ada seorang bocah muslim kecil tersenyum sambil berkata…

Baca entri selengkapnya »

Cerita Inspiratif : Hikmah Perjalanan

Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian, dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin. Mereka
menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.

Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada anaknya,
“Bagaimana perjalanan tadi?”
“Sungguh luar biasa, Pa.”
“Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?” tanya sang ayah.

“Iya, Pa,” jawabnya.
“Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?” tanya ayahnya lagi.

Si anak menjawab, “Saya melihat kenyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki empat ekor.
Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya.

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: