Yuk Ambil Hikmah dari Membaca Al Quran : Sekeranjang Air Untuk Kakek

sekeranjang air muslimshares

sekeranjang air

Sekeranjang air untuk kakek

Seorang kakek sangat rajin membaca Al Quran tiap pagi. Dia selalu duduk di meja dapur dan membaca Qur’an-nya. Cucu laki-lakinya mencoba meniru sang kakek, dengan membaca Qur’an tiap pagi.

“Kakek, saya mencoba membaca Al Quran seperti kakek, tapi saya tidak pernah bisa mengerti. Setiap saat, saya mencoba untuk memahami, tapi setiap saya selesai membacanya dan menutup Qur’an, saya selalu lupa lagi. Apa untungnya membaca Qur’an ?”

Sang kakek terdiam, dan menjawab,“ Tolong ambilkan air dari sungai dengan keranjang ini, bawakan kakek sekeranjang air,”Sang cucu menuruti apa kata si kakek. Dia mengambil air dari sungai dengan keranjang. Tapi air selalu bocor dan habis sebelum sampai rumah. Kakek tertawa, dan mengatakan dia harus lebih cepat lain waktu. Sang cucu berlari dengan cepat, tapi tetap saja
keranjang akan kosong sebelum dia sampai rumah.Kehabisan nafas, cucu mengatakan bahwa tidak mungkin membawa sekeranjang air, dia lalu mencoba mengambil sebuah ember untuk mengambil air.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Tausiyah Pagi : Hidup Tak Selamanya Berjalan Mulus

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Halo agan2, sobat blogger yang selalu diridho oleh Allah SWT. Semoga senantiasa sehat wal-afiat. Udah lama sekali ane tidak posting di blog ya. Sampe-sampe pagerank ane turun jadi 2. Hehe..

Oke, postingan kali ini cukup singkat. Semoga bisa saling mengingatkan ya karena hidup kita ta selamanya berjalan mulus.

Gambar

Hidup Tak Selamanya Berjalan Mulus…

• Butuh Batu Kerikil supaya kita berHati-Hati

• Butuh Semak Berduri supaya kita Waspada

• Butuh Persimpangan supaya kita Bijaksana dalam memilih

• Butuh Petunjuk Jalan supaya kita punya Harapan tentang arah masa depan.

» Hidup butuh Masalah supaya kita tahu kita punya Kekuatan

» Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara Bekerja Keras

» Butuh Airmata supaya kita tahu meRendahkan Hati

» Butuh diCela supaya kita tahu bagaimana Cara Menghargai

» Butuh Tertawa supaya kita tahu Mengucap Syukur

» Butuh Senyum supaya kita tahu kita Punya Cinta

» Butuh Orang Lain supaya kita tahu kita Tak Sendiri..

Panduan Itikaf di Bulan Ramadhan

Sepuluh hari terakhir Ramadhan identik dengan Itikaf. Nah, ramadhan tahun ini di salah satu masjid di deket kontrakan saat mau ambil kupon sahur (ceritanya di masjid ini ada gratis sahur untuk peserta itikaf),  saya dikasih selembar kertas yang isinya mengulas tentang Panduan Itikaf di Ramadhan. Buat temen-temen yang belum banyak tau tentang apa itu itikaf, adab itikaf, waktu itikaf, apa yang ga boleh dan apa yang boleh saat itikaf ada semua dibahas di artikel ini. Sedikit sharing buat temen-temen, semoga semakin banyak yang itikaf di masjid

Selamat membaca,  semoga bermanfaat dan semoga kita semua mendapatkan malam Lailatul Qodar. Amiiin

Apa itu I’tikaf

I’tikaf secara bahasa berarti menetap pada sesuatu. Sedangkan secara syar’i, I’tikaf berarti menetap di masjid dengan tata cara yang khusus disertai dengan niat.

Keutamaan I’tikaf

Di antara keutamaan i’tikaf, selain ia merupakan sunah yang dicontohkan Rosulullah, i’tikaf memiliki keutamaan yang besar. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Thabrani dan Baihaqi, walau sebagian ulama tidak bersepakat atas keshohihannya namun hadits ini dapat diterima dan digunakan untuk keutamaan amal, dalam hal ini adalah i’tikaf:

عنابنعباسرضىاللهعنهما “ومناعتكفيوماابتغاءوجهاللهجعلاللهبينهوبينالنارثلاتةخنادق) كلخندقأبعدممابينالخافقين . رواهالطبرانىوالبيهقىوالحاكموصححه

Dari ibnu Abbas ra: “Barang siapa beri’tikaf satu hari karena mengharap keridhoaan Allah, Allah akan menjadikan jarak antara dirinya dan api neraka sejauh tiga parit, setiap parit sejauh jarak timur dan barat. (HR. Thabrani, Baihaqi dan dishohihkan oleh Imam Hakim)

Imam Al-Khatib dan Ibnu Syahin meriwayatkan hadits dari Tsauban ra meriwayatkan:

روىالخطيبوابنشاهينعنثوبانأنالنبىصلىاللهعليهوسلمقال: ” مناعتكفنفسهمابينالمغربوالعشاءفىمسجدجماعةلميتكلمإلابصلاةوقرآنكانحقاعلىاللهتعالىأنيبنىلهقصرافىالجنة “.

Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang beri’tikaf antara Maghrib dan Isya di masjid, dengan tidak berbicara kecuali sholat dan membaca Al-Quran, maka Allah berhak membangunkan untuknya istana di surga.”

Baca entri selengkapnya »

Kumpulan Tausiyah Arifin Ilham plus Nasyid (Free Download)

Marhaban yaa Ramadhaan……. hampir mendekati akhir dari bulan mulia ini… Semoga dari hari ke hari kita semua selalu meningkat amalannya..

Saudaraku blogger… Berikut ane berikan petikan dari salah satu tausiyah.. Ga tau kenapa, sejuuuk banget pas dengerin tausiyah ini plus ada nasyidnya…

“Orang-orang beriman, hidupnya bukan untuk hidup.  tapi hidupnya untuk Maha Hidup. Hidupnya bukan untuk mati, tapi  justru mati itulah untuk hidup. Hidupnya untuk Maha Hidup. Dia tidak takut mati, Dia tidak cari mati, dan Dia tidak lupakan mati tapi justru Dia rindukan mati. Mengapa? Karena mati bukanlah wafat, karena mati bukanlah akhir dari kehidupan ini tapi awal dari kehidupan sebenarnya. Karena mati satu-satunya pintu berjumpa dengan-Nya. Kebahagian bagi kekasih. Saat-saat, detik-detik berjumpa dengan-Nya. Saat berjumpa, itulah kebahagiaan bagi orang-orang beriman yang mencintai Allah”

Petikan di atas ini salah satu tausiyah ust. Arifin Ilham.  (Tau kan ya Arifin Ilham, yang sering nongol ditivi)… Sebetulnya, tausiyah yang diberikan singkat. Namun setelahnya, ada nasyid mengiringi, kerennn deh!!!…. Arifin Ilham  dengan suara  dan cara penyampaian khas bikin ane makin semangat beribadah, utamanya di bulan Ramadhan ini.. yang Insyallah (bisa jadi) bulan Ramadhan terakhir kita.. Wallahualam… 🙂

Semoga bermanfaat, ane kasih linknya juga nih..

Baca entri selengkapnya »

Kenapa Kita Harus Bangun Pagi untuk Sholat Shubuh?

Dikutip dari buku : “MISTERI SHOLAT SHUBUH” karya : DR. Raghib As Sirjani. Buku ini sangat bagus mengulas pentingnya kita untuk sholat subuh… Sedikit summary dari buku tersebut… Monggo disimak ya, Hidup cuma sekali.. Semoga dengan membaca buku ini kita semakin giat bangun pagi untuk sholat shubuh..

Prolog : IRONI SHOLAT SUBUH

• Ada seorang ustad yang giat berdakwah menyerukan tegaknya syariat Islam. Herannya dia tidak pernah bisa ditemui saat sholat Subuh di masjid. Saat ditanya kemana, dengan ringan dia menjawab: “Pekerjaan menuntut saya bekerja lebih lama, sehingga waktu tidur saya terlambat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun.”

• Ada seorang teman yang menyetel alarm untuk bangun tengah demi pertandingan Liga Champion, tetapi tidak pernah dilakukan untuk bangun sholat Subuh. Gilanya lagi, banyak orang yang menyetel alarm jam 6 pagi. Kenapa tidak jam 4 pagi?

• Ketika harus naik pesawat jam 6 pagi, apakah kita akan berusaha tiba di bandara 1 jam sebelumnya? Atau kita hanya pasrah karena tidak mungkin tiba 1 jam sebelumnya? Pastilah jawabannya iya.. Dan apakah kita menyempatkan untuk sholat shubuh? Jawabannya mungkin belum tentu…

• Ketika harus masuk kerja jam 8 pagi, apakah kita rela bangun lebih pagi agar bisa tiba tepat waktu di kantor? Apalagi bagi yang tempat tinggalnya jauh, mampukah kita bangun lebih pagi agar tidak terlambat?

• Atau anda akan selalu meminta izin kepada pimpinan setiap hari karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang pagi-pagi? Mengapa kita tidak berani minta izin kepada atasan kita padahal dia manusia biasa. Sementara kita begitu mudahnya “meminta izin” kepada Allah, yang telah menciptakan kita dan juga pimpinan kita, untuk terlambat mendirikan sholat Subuh?

YUK KITA RENUNGKAN

Kalau ada orang kaya yang berjanji memberikan uang Rp100 juta jika datang ke rumahnya tepat jam 5 pagi. Apakah kita akan mendatanginya? Atau apakah kita menolak hanya karena tidak bisa mengatur waktu bangun tidur?

Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah raka’atnya; hanya dua rekaat. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)

Baca entri selengkapnya »

Kriteria Cewek Berkualitas yang Bisa Dijadikan Calon Istri

Nah, topik ini pas banget buat agan-agan (terutama para kaum adam) yang ingin segera melangsungkan sunnah Rasul, ato bahasa gaulnya “regenerasi”. Tentunya, pasangan yang kita pilih ga boleh sembarangan. Berikut ane punya beberapa kriteria buat referensi versi muslimshares. Kriteria ini relatif buat semua orang, kalo menurut ane ini lah yang pas buat yang ingin memantapkan hati sebelum lanjut ke calon mertua. Monggo disimak, gan. ^^

1. Lemah-lembut
Coba perhatikan cara Cewek berbicara sama teman-temannya. Apakah dia selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau malah sopan dan selalu lembut dalam berkata-kata? Ciri-ciri inilah yang mencerminkan di mana cara si Cewek akan berbicara kepada kamu dan keluargamu nantinya.

2. Hemat
Cowok mana yang mau punya Cewek bermaterialistis? Nanti kalau kamu sudah berkeluarga dengan Cewek tersebut, dia akan menghabiskan uang untuk belanja baju-baju yang tidak perlu. Coba perhatikan dari cara dia menghabiskan uangnya sekarang. Apakah dia termasuk orang yang hemat, pelit, atau hura-hura?

Baca entri selengkapnya »

Happy Brithday, My Best!

16 Maret! Ada apa dengan tanggal itu. Tentu bukan tanggal merah atopun hari cuti bersama. (Hoho, ngerep libur yee?? :D) Memang bukan hari libur gan, tapi buat ane pribadi terasa spesial banget.  Yup, Adek ane yang baru ketemu sekitar dua tahun 6 bulan yang lalu ini ulang tahun.(????)… Hehehe…

Maaf  ya dek, qaqa ga bisa ngasih apa-apa, teriring doa dari kejauhan.

Selamat ulang tahun, my best… nisio. Semoga menjadi pribadi yang semakin baik di mata Allah SWT, keluarga, dan sahabat. Diberikan kesehatan sama Allah SWT, umurnya senantiasa bermanfaat untuk orang-orang disekitarnya. Dan yang paling deket ini, semoga lancar Tugas Akhir Rancang Pabrik dan Skripsi nya ya… Amin ya Rabbalalamin….  😀

Maaf ya gan, postingan ini ane tujukan spesial buat adek ane yang lagi ultah… Tidak bermaksud apa-apa. Semoga bisa diambil manfaatnya. Hari ulang tahun bisa kita jadikan momen introspeksi diri, tidak perlu dirayakan berlebihan. Betul tidak? hohoho…

Buat my best, nisio

Semoga Allah selalu membimbingmu.
Semoga Allah selalu meridhoimu.
Semoga Allah selalu mendampingimu.
Dalam setiap langkahmu, doamu dan dalam semua kehidupanmu.

%d blogger menyukai ini: